Sebatas senyuman
kau duduk berjajar, dua-berdua
duduk dipangkuan fajar menanti rona bahagia
Sayup-sayup, siapa bilang siapa
dua-mendua, mencari cara menuju rasa
merangkum tawa dalam masa
Hati ke hati, kita merasa
Jalan terus menjalar
Tuhan yang bicara
Tangan kan ku genggam
arah, kita kan bersama
duniaku rindu akan senyumanmu


0 komentar:
Posting Komentar