Rabu, 08 Oktober 2014

Sederhana

Bisakah kita menjadi sederhana tanpa perlu membias?

Malam-malam yang ramah bagai rumah sang jiwa. Tentang rongga dada yang semakin menyesak. Menuntut kembali pulang.
Maukah kamu membukakannya? Ruang-ruang yang ingin disinggahi sebagai sandaran ternyaman.

Bisakah kita menjadi sederhana? menjadi langkah-langkah yang seringan angin. Menari dalam purnama.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;