Sepotong hati kami masih
tertinggal disana, di tempat yang seharusnya kami ingat. Sudah berjalan
waktu kami tuk melanjutkan harap, tapi siapa sangka kami bernostalgia
kembali ditengah kesibukan yang ada. Masa-masa itu, yang pernah kami
alami.
Masih terekam dan diputar berulang-ulang oleh otak. Oleh
simpul saraf yang terpacu tuk menghubungkannya dengan kejadian masa
kecil. Entah bagaimana mereka mengajarkan kami kebahagiaan yang
sederhana. Kebahagiaan yang menyederhanakan hidup. Tentang semangat
mereka, tentang keceriaan mereka, dan impian yang sangat kuat untuk
diyakini.
Pernah aku diceritakan bagaimana ajaibnya mereka oleh
salah satu guru."Ini loh nak, namanya Reyhan, dia itu bisa mengerjakan
soal-soal ujian kelas 3 padahal dia masi kelas 1 SD", ungkapnya begitu
bangga.
Betapa ajaibnya mereka, ditengah keterbatasan yang mereka
hadapi, ada beberapa siswanya yang mampu berprestasi. Ya, berprestasi.
Menurutku bisa mengerjakan soal-soal 2 tingkat diatasnya sungguh
merupakan prestasi yang sangat perlu diberi apresiasi. Dan betapa
beruntungnya kita bisa memberikan sedikit lekukan senyum di wajahnya.
Dan
ada lagi cerita yang menarik tentang mereka. Salah satunya yang
diungkapkan oleh guru yang sama juga,"dia itu unik, namanya Nur, dia itu
bener-bener polos. Masak pas di kelas lagi ribut terus saya marah, saya
terus nyuruh pulang. Ehh.. ternyata malah pulang beneran, sampai di
rumah pula, sampai saya itu khawatir loh, nak". Aku pun hanya bisa
terkekeh mendengar ceritanya. Sungguh betapa dunia mereka masih sangat
menyenangkan.
Masih ingatkah kalian saat meraka menyalami tangan
kita dan kemudian menciumnya sembari mengucapkan,"terimakasih kakak udah
datang ke sini, besok datang lagi ya, kak". Dan entah mengapa, dada ini
terasa sesak. Seperti ada sesuatu yang ingin disampaikan, tapi apalah
itu, kalian pasti mengetahuinya.
Dan masih banyak hal lainnya yang
bisa membuat kami terasa betah berada diantara mereka.Tapi entahlah apa
yang mereka lakukan, yang jelas mereka telah mengajarkan kita tentang
kebahagiaan. Bagaimana sesuatu yang kecil apabila rame-rame terasa
sangat membahagiakan.

Yang tengah itu namanya Nur. Dan dapat kau lihat. Betapa bahagianya mereka. Kebahagiaan yang sederhana.
;
0 komentar:
Posting Komentar