Akan aku berikan suatu rahasia padamu, non. Dunia bergerak pada kehancuran dan ketidakteraturan, tapi semesta memang diciptakan begitu. Tidak usah khawatir, ketika kamu percaya pada Penciptanya. Seperti yang kamu tahu, manusia bagian dari semesta. Itulah mengapa manusia seringkali membuat kekacauan. Itulah mengapa sering kali aku kesal menghadapi manusia, tapi aku juga ingin membawanya pada kebaikan.
Manusia memang menyebalkan, tapi aku juga manusia. Dan seringkali, aku manusia yang tidak dimanusiakan. Memang benar, lakukanlah hal yang baik tanpa pernah berekspektasi pada apa yang akan kembali pada diri. Selagi kita jadi manusia, ya jadilah manusia seutuhnya. Hadir seutuh diri, sebagaimana manusia yang mempunyai perasaan dan akal.

0 komentar:
Posting Komentar